10 Prinsip Dasar Parenting Yang Baik Dan Benar

Dalam kajian ilmu sosial, parenting adalahsalah satu asfek yang paling tidak sedikit diteliti. Secara umum Parenting ialah ilmu mengenai mengasuh, mendidik dan menuntun anak dengan benar dan tepat. Jadi merawat anak tersebut tidak dapat sembarangan. Ada pola dan ilmunya yang disebut dengan parenting. Dan urusan ini butuh dipelajari dengan baik oleh semua orang tua.

Laurence Steinberg seorang profesor psikologi dari temple university di Philadelphia mengungkapkan sekitar masa riset tentang topik parenting yang telah menjangkau 75 tahun diperoleh bahwa orag tua dapat menangkal segala macam masalah perilaku anak dengan menguasai parenting yang tepat dan baik. Dan bisa menjadikan anak berkembang menjadi insan yang lebih baik dan lebih percaya diri.


Pengasuhan yang baik menolong memupuk empati, kejujuran, kemandirian, pengendalian diri, kebaikan, kerja sama, dan keceriaan, kata Steinberg. Hal ini pun mendorong keingintahuan intelektual, motivasi, dan kemauan untuk mencapai. Ini membantu mengayomi anak-anak dari mengembangkan kecemasan, depresi, gangguan, perilaku anti-sosial, dan alkohol dan penyalahgunaan narkoba.

Pada dasarnya hubungan orang tua dengan anak nya akan terlukis dalam perbuatan anak - tergolong masalah perilaku anak. Jika kita tidak mempunyai hubungan yang baik dengan anak Anda telah hampir dapat dipastikan anak kamu tidak akan memperhatikan Anda. Laiknya kamu berhubungan dengan orang dewasa. Orang tidak bakal respek dan percaya terhadap kamu jika kamu tidak membina hubungan baik terlebih dahulu dengan mereka. Anda juga tentunya akan melalaikan pendapat orang lain andai orang itu belum kamu kenal jati diri dan kedudukannya, iya kan?? :-)

Steinberg dalam bukunya "The Ten Basic Principles of Good Parenting" mengungkapkan 10 prinsip dasar parenting yang mesti diperhatikan untuk siapa saja yang bersangkutan dengan anak-anak - pelatih, guru, pengasuh, atau siapapun yang bersangkutan dengan anak.

Berikut 10 Prinsip Dasar Good Parenting:

1. Anak anda ialah apa yang kamu lakukan. Artinya anak ialah peniru dan pencontoh yang baik. Karenanya berilah misal yang baik terhadap anak anda. Bukan diajak tapi ajaklah anak kamu untuk mengerjakan sesuatu.

2. Tidak terlampau memanjakan kamu dalam segala hal. Selalu menuruti apa saja yang anak kamu inginkan bakal menjadi blunder untuk Anda. kita akan paling sulit nantinya membina otoritas kamu sebagai orang tua.

3. Terlibat dalam kehidupan anak Anda. "Menjadi orang tua yang terlibat memerlukan waktu dan kerja keras, dan tidak jarang berarti pemikiran ulang dan mengatur ulang prioritas Anda. Hal ini tidak jarang berarti mengorbankan apa yang hendak Anda kerjakan untuk apa yang anak Anda butuh lakukan. Berada diantara anak kamu akan membina mental maupun jasmani anak anda."

4. Beradaptasi dengan baik dengan anak anda.

5. Tetapkan aturan dan tegaskan otoritas Anda. Hak dan kewajiban kamu sebagai orang tua, dan mereka sebagai anak mesti mulai difahamkan untuk anak anda.

6. Mendorong kemandirian anak. Mulailah secara dini agar anak kamu mempunyai kemandirian dan arahkan mereka untuk membina diri mereka sediri dengan nilai-nilai positif yang kamu tanamkan terhadap anak anda.

7. Tunjukkan konsistensi Anda. Jika kamu telah memutuskan aturan maka kamu harus siap guna konsistensi dengan aturan yang kita buat.

8. Hindari teknik kekerasan guna pendisiplinan. Cara-cara kekerasan pada anak melulu akan memunculkan traumatik tersendiri. Namun bukan berarti kamu menolak utuk bersikap tegas. Keras dan kekerasan berbeda. Sesekali hukuman butuh dan wajib kamu lakukan dalam mendidik anak kamu untuk disiplin.

9. Jelaskan aturan dan keputusan.

10. Perlakukan anak kita dengan hormat. Tidak ada dalil untuk orang tua guna tidak hormat terhadap anaknya. Jika anak kamu dalam posisi yang benar dan pantas untuk diserahkan pujian, kehormatan. Anda tidak boleh segan-segan untuk meninggikan dan menyerahkan reward guna anak anda. Maka anak kamu akan lebih hormat terhadap Anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "10 Prinsip Dasar Parenting Yang Baik Dan Benar"

Post a Comment